Iki Cocotku, Ndi Cocotmu ?

Icon

ayo podho cocot cocotan

bodoh

bodohnya aku
ketika bibir ini terucap kata itu
seperti kering mataku
tapi ada sudut yang tersayat
tersayat hebat
bahkan sampai saat ini

bodohnya aku
aku tinggalkan tempat itu
silau tabir kemilau tempat lain
kujalani kemilau itu
apadaya hujan batu terjal yang kucapai
dan sayatan itu masih ada

bodohnya aku
ketika saat ini aku hanya bisa memandangnya
hanya bisa mengingat senyumnya
seperti rara mendut, putri pati
memandang pranacitra, putri saudagar pekalongan

tapi di cerita itu
rara mendut dan pranacitra
mereka akhirnya hidup berdua
sampai mati pun sama sama
oh indahnya kisah mereka

Bandung, 6 Juni 2009

Filed under: Sendu

To All The Girls I’ve Loved Before

Filed under: Sendu , ,

Bismaniatun

Banyak yang menyangka Komunitas Penggemar Bis (Bismania Community) hanyalah terdiri dari sekelompok pejantan dan tidak memiliki anggota yang mewakili unsur feminim. Sebenarnya anggapan tersebut bisa dimaklumi, mengingat bahwa komunitas kami ini biasa berada di tempat – tempat yang boleh dikatakan menyeramkan bagi para makhluk halus tersebut. Tetapi, kenyataan yang ada adalah ada beberapa makhluk Tuhan yang bergender wanita tulen yang berpartisipasi aktif dalam komunitas ini. Entry kali ini adalah sebuah tribute to bismaniatun.

Read the rest of this entry »

Filed under: Rada Serius dikit

Bingung

Dalam hidup, beberapa kali mungkin kita pernah sedikit terhambat dalam melangkahkan kaki dalam dataran perjalanan hidup. Seringkali, kita harus berhadapan dengan persimpangan, baik yang bercabang sedikit atau bahkan mungkin terlalu banyak cabang. Orang bijak berkata, hidup adalah kumpulan dari pilihan – pilihan yang harus kita ambil setiap saat.

Read the rest of this entry »

Filed under: Nyocot

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Filed under: Uncategorized